Tuesday, December 4, 2018

Perusahaan dan Orientasi Pasar


Beberapa Istilah dalam Bisnis :
Marketing Mix (bauran pemasaran)
Adalah suatu strategi pemasaran yang menekankan tentang bagaimana cara menjual produk yang seefektif mungkin berdasarkan data yang diperoleh dan dikumpulkan, baik melalui proses komputerisasi ataupun data yang dikoleksi melalui konsumen, agar proses penjulan berjalan lancar.

SWOT
Adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis.

Franchising (Waralaba)
Adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, waralaba adalah perikatan yang salah satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Price (Harga)
Adalah suatu nilai tukar yang bisa disamakan dengan uang atau barang lain untuk manfaat yang diperoleh dari suatu barang atau jasa bagi seseorang atau kelompok pada waktu tertentu dan tempat tertentu.

Market (Pasar)
Adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi ekonomi yaitu membeli dan menjual barang dan jasa atau sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi lainnya.

Perbedaan Perusahaan yang Melakukan Orientasi Pasar dan Perusahaan yang Tidak Melakukan Orientasi Pasar
  1. Memusatkan perhatian pada usaha-usaha untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi dan distribusi yang luas.
  2. Mengasumsikan bahwa pembeli menghargai produk yang dibuat dengan baik dan mereka dapat menilai kualitas dan kinerja suatu produk.
  3. Perusahaan memiliki cara penjualan dan peralatan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian.
  4. Menjadi lebih efektif daripada para pesaing dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran.
  5. Menentukan kebutuhan, keinginan, dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien daripada pesaing dengan mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraaan konsumen dan masyarakat.
Menurut saya, perusahaan yang melakukan orientasi pasar akan lebih berhasil dibanding perusahaan yang tidak melakukan orientasi pasar. Karena dapat dilihat dari perbedaannya, dengan melakukan orientasi pasar, perusahaan lebih mengenal kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga dapat memproduksi barang yang sesuai serta memberi kepuasan yang lebih efektif dan efisien. Cara penjualannya juga lebih efektif untuk mengundang lebih banyak pembeli. Kemampuan melakukan koordinasi pemasaran, aktivitas antar fungsi-fungsi dalam organisasi, respon yang cepat terhadap perubahan lingkungan persaingan dan mengantisipasi setiap perubahan strateginya akan membuatnya lebih berhasil. Orientasi pasar menjadi sumber inspirasi perusahaan dalam melakukan cara-cara inovatif serta menjadi sumber keunggulan bersaing dalam meningkatkan kinerja perusahaan menjadi lebih baik. Sedangkan, perusaahan yang tidak melakukan orientasi pasar, kurang memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar dan perusahan hanya mementingkan laba yang diperoleh saja dibanding menentukan produk apalagi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan konsumen.

Contoh Franchising Lokal dan Franchising Asing
Franchising Lokal :
  1. Papa Ronz Pizza
  2. Es Teler 77
  3. Indomart
  4. Alfamart
  5. Sabana
  6. CFC
  7. Holland Bakery
Franchising Asing :
  1. KFC
  2. Texas Fried Chicken
  3. Mc. Donald
  4. A & W
  5. Pizza Hut
  6. Dunkin Donuts

Daftar Pustaka